Nah guys, walaupun mata kuliah Teknik Industri kelihatannya sangat beragam, mulai dari yang “sangat metodis” hingga “tanpa teknik”, uniknya semua mata kuliah tersebut sebenarnya terintegrasi satu sama lain.

 

Masalah lulusan Teknik Industri

Hal ini dicoba karena lulusan Teknik Industri diharapkan mampu melihat suatu permasalahan yang ada di industri dari berbagai sudut pandang. Misalnya, masalah ditemui di lantai kreasi / pabrik.

Nah, jika Anda adalah anak dari Teknik Industri, Anda tidak dapat menilai apakah masalahnya hanya karena kesalahan pada satu aspek mesin yang rusak, misalnya. Anda berkewajiban untuk melihat dan menganalisis totalitas sistem dari dasar penciptaan.

Apakah ini benar-benar hanya kesalahan teknis pada mesin? Ataukah penjadwalan pembuatannya kurang tepat sehingga membatasi seluruh kegiatan produksi? Atau mungkinkah itu hasil dari tata letak pabrik yang tidak efektif?

Apa Prospek Kerja Teknik Industri untuk Perempuan dan Gajinya?

Ataukah ini semua akibat kesalahan manusia dari manusia sebagai operator mesin? Harapannya lulusan Teknik Industri akan memiliki pola pikir seperti ini ketika lulus nanti.

Oh ya, dalam Teknik Industri kamu akan dihadapkan pada banyak jenis praktikum. Bagi Santa Utami mahasiswi Teknik Industri Telkom University ini, bentuk penugasan yang sangat sering dilakukan di Teknik Industri berupa Progress Report (PR) dari hasil praktik laboratorium.

Lab lab banyak sekali yang mendukung beberapa mata kuliah yang bermakna, sehingga jenis pekerjaan rumah yang harus dilakukan pun bermacam-macam. Intinya, setelah melaksanakan praktikum, Anda harus menyusun laporan terkait temuan pada setiap tahapan praktikum.

Prospek Kerja untuk Teknik Industri Dalam hal prospek pekerjaan, lulusan Teknik Industri beruntung. Bagaimana tidak, karena mereka mengabdikan diri pada hampir semua aspek industri selama kuliah, setelah lulus mereka dapat dengan mudah memasuki bidang apapun di sebuah perusahaan – mulai dari teknisi hingga manajerial.

 

Manufaktur

Berbicara mengenai Teknik industri memang tidak lepas dari bidang manufaktur. Sehingga banyak sekali lulusan Teknik Industri yang berkarir di bidang yang satu ini. Lokasinya pun beragam, mulai dari kepala produksi, rantai pasok, PPIC / gudang, hingga Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3).

 

Manajemen

Karena anak-anak Teknik Industri juga menekuni modul seperti ekonomi dan manajemen, sehingga prospek pekerjaan mereka tidak terbatas pada bidang teknik di pabrik. Lulusan Teknik Industri juga dapat bekerja di bidang HRD, manajemen bisnis, pembelian, sistem data, analis, dan penelitian.

 

Pengusaha

Nah, inilah prospek pekerjaan yang sedang diincar oleh banyak anak muda saat ini, menjadi pengusaha! Lulusan Industrial Method yang pernah belajar di luar Teknik overwriting dan manajemen kreasi dalam suatu industri ternyata sangat mampu jika ingin membangun bisnis sendiri. Siapa yang tahu siapa yang bisa menjadi Jack Ma atau Steve Jobs berikutnya, bukan? Bagus.

Kenapa Harus Memilih Jurusan Teknik Industri? Apa Prospeknya?

Tentang permulaan, Anda perlu meningkatkan diri

Skill, baik itu Hard Skill atau Soft Skill. Membuat soft skill Anda sendiri tidak hanya untuk Sarjana Teknik Industri tetapi untuk semua pelamar kerja, mereka dituntut untuk meningkatkan soft skill mereka terkait dengan industri atau posisi yang Anda lamar. Ingat, industri tidak melihat banyak soft skill yang Anda miliki, tetapi sesuai dengan posisi yang Anda lamar.

Sebaliknya, untuk hard skill, Anda ingin berbagi keuntungan lebih dari lulusan Teknik industri lainnya. Contoh hard skill Teknik Industri yang bisa kamu kembangkan adalah:

 

Belajar Teknik Menggambar Pemodelan

Desain Jika Anda ingin melakukan desain, mulailah belajar menggambar pemodelan 3D menggunakan AutoCAD, 3Dmax, atau aplikasi lain, dan Anda harus memiliki keterampilan membayangkan bentuk yang solid. Tidak hanya untuk bekerja di industri, tetapi Anda juga dapat menggunakan keterampilan ini untuk memulai bisnis Anda sendiri.

 

Sistem Data Enterprise Resources Planning

Sistem Data Saat ini perusahaan besar, khususnya di sektor industri, mengandalkan sistem data yang terstruktur dengan baik. Salah satu sistem data yang dapat dipahami oleh lulusan industri adalah Enterprise Resources Planning (ERP), yaitu sistem data yang menghubungkan lintas divisi antara alur proses bisnis dan bertujuan untuk mengefektifkan proses kerja yang ada di industri.

 

Psikologi Lulusan Teknik industri

Psikologi Lulusan Teknik industri dapat bekerja sebagai HR officer dan salah satu tugasnya adalah menilai calon karyawan yang ingin bekerja di industri tersebut. Memastikan seseorang dalam posisi pekerjaan akan menjadi masalah yang sulit jika Anda tidak tertarik dengan psikologi.

 

Dan beberapa skill lainnya

Tip saya adalah Anda memilih salah satu dari banyak keterampilan yang bisa dipelajari. Pelajari dulu dari sumber daya gratis Google dan pelajari mereka. Mulailah dengan yang paling sederhana, lihat apakah Anda tertarik dengan keterampilan tersebut dan akankah Anda melompat ke tahap yang lebih sulit di lapangan.

Jika itu yang Anda pilih, maka Anda tetap harus melanjutkan belajar secara online dan gratis dan tidak menutup kemungkinan Anda juga bisa mengikuti kursus atau pelatihan di bidang yang Anda pilih.