Kehadiran internet telah berdampak signifikan terhadap perkembangan Kumpulan Contoh UKM Sukses di Indonesia. Dengan adanya internet, para pebisnis kini bisa lebih mudah dalam memasarkan produknya tanpa adanya batasan wilayah.

 

Tak heran, banyak bermunculan para pebisnis pemula yang sukses meraup untung melalui pemasaran di internet. Salah satunya adalah para pebisnis berskala UMKM (Usaha Mikro Kecil Menengah).

 

Kumpulan Contoh UKM Sukses

Nah, inilah yang akan kita bahas kali ini. Sebenarnya ada banyak sekali pengusaha UKM yang sukses mengembangkan bisnisnya dengan bermodal internet. Namun, dalam artikel ini kita akan membahas 8 Contoh UKM Sukses di Indonesia.



 

Mereka adalah para pengusaha muda yang mengawali bisnisnya dari skala UKM, Hingga akhirnya bisa mengembangkan bisnisnya lebih besar melalui internet. Berikut profil singkat 8 Kumpulan Contoh UKM Sukses mengembangkan bisnisnya dengan bermodal internet.

 

Yasa Singgih, Owner Men’s Republic

Pria bernama lengkap Yasa Paramita Singgih ini adalah salah satu pengusaha UKM yang sukses dari pemasaran online. Yasa mulai terjun ke dunia bisnis sejak duduk di bangku SMA. Ia pernah menjajal bisnis kaos, lampu hias, hingga membuka kafe. Sayangnya, semua bisnis tersebut berakhir bangkrut.

 

Dari situ, Yasa mendapat pelajaran kalau dalam menjalankan bisnis harus fokus. Setelah lulus dari SMA, Yasa menutup bisnis kafe dan menutup sementara bisnis kaosnya. Ia melihat peluang bisnis yang lumayan dari usahanya berjualan kaos. Sehingga ia pun membuka bisnis baru yang berfokus berjualan produk fashion pria. Bisnis ini yang kemudian diberi nama Men’s Republic.



 

Di Men’s Republic inilah Yasa memanfaatkan pemasaran online secara maksimal. Mulai dari berjualan di situs e-commerce, blog, Twitter, serta memanfaatkan BBM yang dulu masih booming. Saat ini Yasa mulai merambah platform lainnya, yaitu YouTube dan Instagram. Meski begitu, Yasa tetap memasarkan produknya secara offline dengan membuka beberapa outlet di Jabodetabek.

 

Berkat ketekunan Yasa dalam mengembangkan bisnisnya secara online dan offline, Men’s Republic mampu mencetak omzet hingga Rp 200 juta. Bahkan, Yasa Singgih masuk dalam 30 Under 30 versi majalah Forbes pada tahun 2016.

Reza Nurhilman, Owner Maicih

Contoh kedua pengusaha UKM yang sukses adalah Reza Nurhilman, owner merk kripik terkenal, Maicih. Pria asal Bandung ini memulai usahanya sejak lulus SMA. Namun, Maicih bukanlah bisnis pertamanya. Reza pernah berjualan berbagai macam produk, mulai dari barang elektronik hingga pupuk. Semua bisnisnya itu ia jalankan selama empat tahun, dari tahun 2005 hingga 2009.

 

Hingga akhirnya, di tahun 2010 Reza meluncurkan produk terbarunya, keripik pedas Maicih. Uniknya, keripik yang dijual Reza ini memiliki beberapa tingkat kepedasan mulai dari level 1-10. Meskipun banyak produk serupa di Bandung, Reza menyebut produknya berbeda dan eksklusif.



 

Apalagi, karena Reza memilih pemasaran melalui Twitter dan Facebook. Pada masa itu, keripik Maicih sempat booming di Twitter karena tingkat kepedasannya yang banyak dibicarakan anak muda. Selain itu, Reza juga memiliki beberapa reseller yang tersebar di beberapa tempat, sehingga meningkatkan penjualan keripiknya secara signifikan.

 

Dari yang awalnya menjual 50 bungkus per hari, Reza bisa meningkatkan produksinya hingga 2000 bungkus per hari dan mencapai omset hingga Rp 7 miliar per bulan. Bahkan, sekarang Reza mampu memproduksi keripik Maicih hingga 75 ribu bungkus per minggu.

 

Dea Valencia, Owner Batik Kultur

Dea Valencia adalah salah satu inspirasi pengusaha UKM yang sukses di usia muda. Berawal dari kecintaannya pada batik lawas, Dea mencoba membuka bisnis batik dari hasi desainnya sendiri. Sebelumnya, ia hanya membantu menjual koleksi batik lawas mamanya. Dari situ, ia kemudian mencoba mendesain baju batiknya sendiri dengan dibantu seorang penjahit di sudut rumahnya.

 

Dea Valencia memulai bisnisnya itu pada saat masih kuliah semester 3. Ia memaksimalkan pemasaran secara online yang memang sudah marak dilakukan banyak pengusaha.

 

Dea memilih memasarkan batiknya melalui Facebook dan Instagram. Pada saat pertama kali memasarkan di Facebook, batiknya hanya terjual 20 potong. Namun, berkat ketekunan dan usaha tiada henti, Dea berhasil menjual hingga 600 potong batik dan meraih omset hingga 300 juta per bulan.



 

Kini, bisnis yang dijalankan Dea semakin berkembang pesat. Bahkan, ia mampu mempekerjakan 120 karyawan, dimana 50 orang diantaranya adalah penyandang disabilitas.

Wow, sangat menginspirasi ya? Di usianya yang masih terbilang muda, Dea bisa memberi kesempatan bekerja dan berkarya bagi penyandang disabilitas. 

14 Contoh Usaha Mikro Kecil Menengah Kumpulan UMKM Sukses

Yukka Harlanda, Owner Brodo

Pengusaha UKM yang sukses mengembangkan bisnisnya lewat internet selanjutnya adalah Yukka Harlanda, owner bisnis sepatu Brodo. Bisnisnya ini bermula saat Yukka kesulitan mencari sepatu yang tepat untuk ukuran kakinya. Saat mendapatkan ukuran yang tepat, harganya pun ternyata cukup mahal. Dari situlah muncul ide untuk memproduksi sepatu sendiri dengan desain yang lebih baik dan lebih murah.

 

Sepatu Brodo kini sudah sukses dengan memiliki 3 cabang di daerah Jakarta dan Bandung. Pada awalnya Yukka memanfaatkan media sosial seperti Facebook, Kaskus, Twitter dan lain sebagainya. Hingga akhirnya Ia bisa menciptakan website sendiri.

 

Menjalankan strategi bisnis online juga bukan berarti Yukka lupa dengan pemasaran offline. Ia berusaha membawa Brodo ke ajang pameran, dititipkan ke distro, department store dsb.




 

Namun, karena permintaan lebih besar secara online, maka saat ini Yukka lebih fokus mengembangkan bisnisnya lewat digital marketing. Strategi great design dan great service rupanya berhasil membuat Brodo semakin diperhitungkan di kancah fashionIndonesia.

 

Fenny Angela, Owner Aeroculata

Pengusaha asal Surabaya ini adalah sosok pengusaha UKM yang sukses mengembangkan bisnisnya dari internet. Sejak kecil, Fenny Angela memang mempunyai passion di bidang fashion industry. Hingga akhirnya, di tahun 2011 Fenny belajar tentang jewelry design secara otodidak dan meluncurkan brand Aeroculata.

 

Saat itu Fenny berpikir bisnis perhiasan masih kalah bersaing bila dibandingkan dengan bisnis penjualan pakaian. Ia menilai hampir sebagian besar mal dan toko online di Indonesia mayoritas berjualan pakaian, dan hanya sedikit yang menjual perhiasan.

 

Namun, Fenny justru menjadikan kondisi ini sebagai peluang bisnis. Fenny membuka bisnis Aeroculata yang berfokus menyediakan perhiasan handmade custom. Mulai dari kostumisasi tulisan, warna, dan juga ukuran.




 

Fenny memasarkan produknya melalui online shop, sehingga bisa menjangkau pelanggan dari berbagai wilayah di Indonesia. Para pelanggan setia Aeroculata kini tersebar di Surabaya, Jakarta, Tangerang, Bandung, Medan, dll. Bahkan, kini juga mulai merambah pasar internasional hingga ke Singapura, Malaysia, Jepang, Australia, dan Amerika Serikat. Hebat ya!

10 Peluang Bisnis Home Industri Lengkap Dengan Berbagai Contoh

Gibran Rakabuming, Chilli Pari

Apakah Anda sudah pernah mendengar nama pebisnis UKM yang satu ini?

Ya, Gibran Rakabuming adalah putra nomor satu dari Presiden kita saat ini, Bapak Joko Widodo. Usaha yang digeluti oleh Gibran Rakabuming ini termasuk usaha yang sederhana dan jauh dari kata ribet.

 

Meskipun ayahnya sendiri juga menggeluti sebuah bisnis, namun bisnis yang digeluti Gibran sangat berbeda dengan bisnis ayahnya. Jika ayahnya memiliki bisnis mebel, Gibran lebih memilih untuk menggeluti bisnis kuliner.

 

Bisnis kuliner yang ia jalani saat ini ada banyak jenisnya. Ada bisnis katering, rumah makan, serta wedding organizer. Menurutnya, beberapa bisnis kuliner yang ia tekuni sampai sekarang memiliki prospek yang bagus baik saat ini maupun di masa depan.

 

Ada satu hal yang perlu diteladani oleh anak muda dari seorang Gibran Rakabuming. Meskipun ia memiliki orang tua yang berkecukupan, ia tak mengandalkan orang tuanya untuk memulai bisnis.

 

Gibran mengaku memulai bisnisnya dari pengajuan sebuah proposal ke beberapa bank, dan proposal yang disetujui inilah yang membantu ia merintis bisnisnya dari nol. Awal mulanya ia membuat bisnis katering yang ia beri nama “Chilli Pari”.




 

Nicholas Kurniawan, Eksportir Ikan Hias

Kisah yang datang dari Nicholas Kurniawan hampir sama dengan kisah dari Gibran Rakabuming. Persamaannya adalah keduanya sama-sama memulai bisnis dari nol dan tanpa bantuan dari orang tua.

 

Nah, Nicholas Kurniawan mengalami masa-masa berat saat ia masih muda karena ia datang dari keluarga yang kurang beruntung soal keuangan. Nicholas muda berusaha melakukan sesuatu yang mana bisa mengubah nasibnya dan keluarganya.

 

Berbagai usaha seperti MLM, mainan, dan kuliner pernah ia coba sampai akhirnya Nicholas pernah tinggal kelas sewaktu ia SMA.

 

Hal tersebut wajar-wajar saja karena di saat yang lain sibuk belajar, Nicholas sibuk memikirkan bisnisnya. Bisnis-bisnis yang ia rintis tersebut rupanya tidak berjalan dengan baik. Lalu ia beralih dengan melakukan bisnis berjualan ikan hias.

 

Awalnya memang biasa saja, namun semakin ditekuni bisnis tersebut berkembang hingga saat ini Nicholas menjadi eksportir ikan hias yang sukses di Indonesia.




 

Bob Sadino, Bisnis Ternak Ayam

Rasanya hampir semua orang pernah mendengar nama pebisnis yang satu ini. Bob Sadino memiliki nama lengkap Bambang Mustari Sadino. Sebelum menjadi pebisnis yang sangat sukses, ia pernah bekerja di salah satu perusahaan BUMN dengan menjadi seorang karyawan.

Selama sembilan tahun ia bekerja sebagai karyawan BUMN, Bob Sadino memutuskan untuk keluar dari pekerjaannya dan memulai bisnisnya sendiri.

 

Awal mulanya ia menggeluti bisnis rental mobil. Usaha rental mobil ini sempat berhenti karena Bob mengalami kecelakaan lalu lintas.  Beralih ke bisnis lain, ia melakukan pekerjaan lain juga untuk mendapatkan modal. Bahkan Bob sendiri pernah menjadi buruh bangunan harian.

Setelah beberapa modal terkumpul ia memulai bisnis ternak ayam, dan bisnisnya inilah yang mencapai kesuksesan besar.

 

Bob Sadino dikenal sebagai pengusaha yang sukses namun bergaya seperti orang biasa saja. Justru gaya biasa saja inilah yang seharusnya menginspirasi para anak muda untuk tidak terlalu mementingkan gaya pakaian apabila telah sukses.

 

Itulah 8 Pengusaha UKM Sukses mengembangkan bisnisnya dari internet. Ingin sukses seperti mereka?