Resiko dan Keuntungan Jual Beras per Kg dalam setiap usaha tentunya memiliki resiko tersendiri. Begitu juga dalam bisnis beras, ada risiko yang harus Anda pahami jika ingin memulai bisnis jualan beras. Memahami risiko akan memudahkan Anda untuk mengantisipasi hal-hal buruk dan kerugian yang mungkin terjadi.

 

Peluang bisnis jual beras merupakan peluang bisnis yang sangat tepat untuk Anda jalankan di masa pandemi. Salah satu kerabat penulis membuka usaha penjualan beras secara eceran dan karung.

 

Keuntungan Jual Beras per Kg

Keuntungan Jual Beras per Kg sangat kecil. Namun, targetnya adalah jumlah pembelian beras. Dengan pembelian beras yang banyak tentunya keuntungan dari penjualan beras per kg menjadi sangat besar dan menjanjikan seiring dengan jumlah pembelian yang banyak.

 

Satu orang bisa membeli beras hingga 10 kg bahkan lebih untuk anak-anak dan keluarga besar serta kerabat. Risiko bisnis beras harus dipahami oleh mereka yang benar-benar tertarik untuk membuka bisnis beras.

 

Sebelum memahami cara menjalankan usaha beras, perlu dipahami terlebih dahulu risiko kerugian usaha beras rumahan atau usaha grosir beras per karung.

 

Bisnis beras merupakan bisnis yang tidak pernah mati. Bisnis jual beras untuk pemula dan manula tidak mungkin tidak laku. Bisnis beras pasti laris manis.

 

Karena merupakan jenis usaha makanan yang melayani kebutuhan pokok manusia yaitu beras. Beras merupakan bahan baku beras yang menjadi makanan pokok masyarakat Indonesia setiap hari.

10 Cara Mencari Distributor Gula Pasir Untuk Target Pasarmu

Resiko Usaha Beras Dan Keuntungan Jual Beras per Kg

Salah satu kerabat penulis bernama Otik Busyairi memiliki pengalaman dalam bisnis beras di rumah. Margin keuntungan yang sangat kecil. Tapi itu semakin besar dengan jumlah pelanggan.

 

Singkatnya, keuntungan yang didapat dari bisnis beras rumahan semakin banyak pelanggan bertambah. Pelanggan berasal dari tetangga dan lingkungan sekitar.

 

Meski bisnis beras dijalankan di pelosok desa, namun tetap sangat menguntungkan. Karena tidak semua orang di desa memiliki sawah. Banyak orang di desa tidak memiliki sawah. Padahal kebutuhan beras merupakan kebutuhan utama setiap hari.

 

Hal inilah yang membuat usaha beras di kota dan desa memiliki prospek yang cerah untuk Keuntungan Jual Beras per Kg. Ada banyak contoh toko beras yang bisa Anda temukan di kota dan desa terpencil. Sangat mudah di desa untuk menemukan toko beras.

 

Demikian pula, Anda menemukan toko beras di kota yang jauh lebih mudah ditemukan. Usaha warung nasi di kota dan desa terpencil biasanya digabung dengan usaha telur, warung sembako, atau jualan gas elpiji 3 kg.

 

Lalu bagaimana dengan Keuntungan Jual Beras per Kg untuk pemula? Tentunya bagi pemula yang ingin membuka usaha warung nasi perlu mempersiapkan modal biaya jual beras. Kemudian dilanjutkan dengan menguasai cara menghitung keuntungan beras.

 

Langkah utamanya adalah Anda menentukan sendiri terlebih dahulu berapa keuntungan yang ingin Anda peroleh dari penjualan beras per kilogram. Berikut ini adalah beberapa risiko dari bisnis beras, antara lain:

Keuntungan Jual Beras per Kg dan Beberapa Faktor Resikonya
Keuntungan Jual Beras per Kg

1. Tak mempunyai suplier dan kehilangan suplier

Risiko pertama dari bisnis beras yang Anda jalani di rumah adalah risiko kehilangan pemasok beras. Pemasok beras yang Anda percaya bisa bangkrut atau karena alasan lain.

 

Oleh karena itu, kunci utama sukses bisnis beras adalah Anda memiliki akses ke supplier atau distributor beras terpercaya dan memiliki harga termurah. Anda hanya mendapatkan harga beras termurah dari petani atau pemasok.

 

Bagaimana mungkin Anda bisa mendapatkan Keuntungan Jual Beras per Kg dari bisnis beras jika Anda tidak bisa mendapatkan akses beras yang murah dan berkualitas? Semua itu bisa Anda dapatkan di pemasok beras atau Anda bisa membeli beras langsung dari petani.

 

2. Tak memahami pangsa pasar yang dituju

Risiko bisnis beras selanjutnya adalah Anda tidak mengetahui target pangsa pasar dari bisnis beras Anda. Dengan tidak memahami target pasar, akan sulit bagi Anda untuk meningkatkan penjualan.

 

Berdasarkan pengalaman, bisnis beras cenderung laris manis jika dijalankan di kawasan pemukiman padat penduduk. Untuk mulai menjual beras, Anda bisa memulainya dari target pasar terdekat. Misalnya, kerabat atau tetangga.

Distributor Gula Pasir Mojokerto dan Segala Jenis Sembako

3. Busuk

Risiko besar lainnya dalam bisnis beras adalah beras yang disimpan terlalu lama dapat membusuk atau menurunkan kualitasnya. Beras memiliki daya tahan untuk jangka waktu tertentu. Karena itu, jangan menyimpan stok beras terlalu banyak.

 

Anda yang berjualan beras harus memastikan penjualan beras terjadi setiap hari agar beras bisa berputar dan selalu dalam kondisi beras baru yang berkualitas. Singkatnya, salah satu risiko bisnis beras dengan beras basi adalah risiko kerugian yang bisa Anda alami.

 

4. Kompetitor

Risiko bisnis beras yang perlu Anda waspadai selanjutnya adalah keberadaan kompetitor atau kompetitor di sekitar wilayah Anda. Hal ini tentunya akan mengurangi Keuntungan Jual Beras per Kg yang Anda jalankan.

 

Karena konsumen bisa memilih untuk membeli beras di toko pesaing. Oleh karena itu, sebaiknya Anda membuka usaha warung nasi di daerah yang pesaingnya masih sedikit untuk mengurangi tingkat persaingan dalam bisnis beras.

 

5. Stok beras

Hal yang paling sering dialami oleh para pengusaha beras pemula adalah kehabisan stok beras. Hal ini dikarenakan mereka memilih untuk menjual beras sebanyak-banyaknya tanpa memperhatikan stok yang ada.

 

Pada akhirnya, beras yang disimpan dalam persediaan itu kosong. Dalam banyak kejadian seperti ini, pengusaha warung nasi kehilangan pelanggan dan terkadang terpaksa meminjam beras dari kerabatnya untuk makanan sendiri.

 

Jika Anda ingin menyediakan 10 karung, Anda membutuhkan modal sekitar 1 juta untuk satu jenis beras. Gambar gudang beras Barokah dan beras yang dijual ke penjual beras.

 

Peluang Membuka Toko Beras dengan Keuntungan Jual Beras per Kg. Fakta ini membuat bisnis jual beli beras menjadi ladang bisnis yang menjanjikan.

 

Rincian Keuntungan Jual Beras per Kg

Penduduk nusantara membutuhkan lebih dari 100 kg per kapita setiap tahun. Perbandingan Karung Beras Stok Karung beras. Apalagi mengingat beras sering dianggap sebagai simbol kesuksesan dan kemakmuran ekonomi.

 

1 Kuintal 100 kg

Berat kotor total beras 2 karung 1 kwintal 2 100 kg 200 kg

Berat tara kotor 200 kg 5 kg tara kotor – 200 kg tara – 5 kg 195 kg

 

Harga beli beras 2 karung 2 Rp 200000 Rp 400000

Harga Jual Beras Harga Jual per kg nett Rp 2400 195 kg Rp 468000

 

Keuntungan pedagang Harga jual beras – harga beli Rp.

 

Satu karung beras biasanya berisi sekitar 20-50 kg dengan harga sekitar Rp. 8000 00 per kg, jadi satu karung kecil membutuhkan modal sekitar 200.000.

 

Itulah sebabnya beras dan beras akan selalu dicari sebagai komoditas pasar yang tinggi.

 

Untuk memulai jual beli beras, modal yang dibutuhkan tergantung pada berapa banyak karung beras yang akan Anda sediakan di toko beras Anda. Jual Beras Merah Organik Harga 30 Ribu Rupiah 1 Kilo Untuk melihat produk Toko Beras Barokah klik disini Untuk melihat gudang beras dan stok beras klik disini.

 

Beras tersebut diproduksi oleh PT Indo Beras Unggul PT IBU sebagai anak perusahaan PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk AISA.

5 Distributor Gula Pasir Tangerang Melayani Secara Kontinyu

Akhir Kata

Risiko usaha beras dan Keuntungan Jual Beras per Kg akan Anda dapatkan jika memang memilih menekuni usaha beras. Pastikan bisnis beras dijalankan secara profesional, memiliki pelayanan yang baik, dan konsep bisnis beras dapat dijalankan di rumah atau online.

 

Usaha beras butuh modal berapa?

Perkiraan jumlah modal untuk usaha jual beras berkisar antara 5 juta sampai 15 juta rupiah. Itu tergantung dari jumlah stok dan penyewaan tempat serta detail kelengkapan usaha.

 

Berapa keuntungan jualan beras?

Berjualan beras memang membutuhkan modal yang tidak kecil, keuntungan penjualannya pun tidak terlalu besar, misalnya saja Anda membeli beras dikisaran 8.000 per kg, jika dijual lagi paling mahal 9.000 bahkan 8.500, artinya untung yang didapatkan kurang dari 2.000 per kg nya.

 

Berapa harga karung beras?

Setiap karung beras, biasa memiliki berat 20 – 50 kg. Jika kita asumsikan harga beras dengan berat 20 kg sekitar Rp 220.000, maka setiap kilogram beras memiliki harga Rp 11.000. Maka, dengan modal usaha Rp 4 juta Sedulur bisa mendapatkan 20 karung sebagai awal penjualan.

 

Berapa biaya jualan beras secara grosir?

Sehingga, estimasi biaya secara keseluruhan untuk jualan beras secara grosir adalah Rp16 juta. Agar usaha jualan beras Anda semakin mudah dan berjalan lancar, Anda bisa merekrut karyawan pada bagian angkut barang atau penjaga toko. Pastikanlah setiap orang yang Anda rekrut adalah mereka yang mau bekerja keras, jujur dan juga cekatan.

Sumber: newsajajo.com rimbaalammakmur.co