Jurusan Manufaktur – Manufacturing Engineering (TM) adalah program pendidikan sarjana yang mempelajari desain produk, desain proses manufaktur produk, dan manajemen produksi. Ketiga disiplin ilmu tersebut merupakan rangkaian ilmu yang terintegrasi dalam bisnis di industri manufaktur.

 

Pengertian Industri Manufaktur

Teknik Industri adalah industri yang mengolah bahan mentah menjadi produk jadi, melalui proses desain dan kombinasi dari berbagai proses perubahan bentuk, seperti pengecoran, penyambungan, pemesinan, dan pembentukan. Kegiatan Industri Manufaktur selalu melalui tahapan yang bersinergi dengan baik.

 

Tahapan tersebut meliputi identifikasi kebutuhan konsumen, konsep desain, pemilihan bahan baku, analisis teknikal, analisis ergonomis, proses manufaktur, manajemen produksi, dan analisis ekonomi.

Mata Kuliah Teknik Industri, Apakah Termasuk Kategori Sulit?

Berdasarkan fenomena tersebut, penyelenggaraan program pendidikan di Teknik Manufaktur FT-Ubaya dirancang untuk membekali mahasiswa dalam bidang desain produk, proses produksi, otomasi industri, dan manajemen produksi.

 

Pelajaran Teknik Manufaktur

Teknik Manufaktur mempelajari bidang desain dan pengembangan produk (product design), manufacturing process design (Manufacturing technology), dan system management / produksi / manajemen pabrik, sehingga produk yang dirancang dan dibuat memiliki kualitas yang tinggi, dapat diterima oleh pasar (konsumen). dan memiliki nilai. penjualan kompetitif.




 

Untuk menyelesaikan studi di bidang Teknik Manufaktur, mahasiswa diwajibkan mengambil 144 SKS yang terdiri dari kelompok umum, sosial dan kewirausahaan dan ilmu dasar, ilmu teknik, dan mata kuliah pilihan dan desain teknik manufaktur. Waktu tempuh studi normal adalah 8 semester.

Agar mahasiswa dapat memiliki keahlian khusus, Teknik Manufaktur menyediakan 2 (dua) konsentrasi yaitu:

 

Desain Produk

Membekali mahasiswa dalam mendesain / mendesain produk manufaktur secara komprehensif mulai dari menggali ide, memenuhi kebutuhan konsumen, analisa teknikal, merancang dan merealisasikan proses manufaktur, pertimbangan ekonomis dan pemasaran, agar produk tersebut unggul di pasaran. Proses desain produk juga didukung dengan penggunaan software desain terbaru (CAD / CAE).




 

Dosen Teknik Manufaktur telah mendapatkan sertifikasi CSWA (Certified SOLIDWORKS Associate) dari Dassault Systemes International sehingga mahasiswa Teknik Manufaktur Ubaya akan mendapatkan sertifikat CSWA-Academic setelah lulus. Sertifikat ini diakui secara internasional, sehingga lulusan Teknik Manufaktur Ubaya semakin solid dalam menghadapi era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA).

 

Teknik dan Manajemen Produksi

Membekali mahasiswa dalam merancang proses pembuatan produk manufaktur, melalui berbagai metode dan teknologi proses manufaktur, serta proses produksi dengan menggunakan teknologi Computer-Aided Manufacturing (CAM) dan Computer Numerical Control (CNC). Selain itu, mahasiswa juga dibekali dengan ilmu merancang sistem manufaktur / produksi yang efektif, efisien, dan ekonomis.

 

Ragam produk yang dirancang meliputi produk manufaktur yang memiliki nilai fungsional antara lain: peralatan rumah tangga, peralatan kantor, produk transportasi (otomotif, sepeda), produk mainan anak, produk elektronik, consumer goods, produk / produk penolong industri. peralatan pabrik, konstruksi / fabrikasi, peralatan pertanian, produk kesehatan, produk olah raga, produk custom, dan produk lainnya yang banyak kita gunakan dalam kehidupan kita sehari-hari.



 

Kompetensi Lulusan Teknik Manufaktur

  1. Memiliki kemampuan untuk menentukan proses manufaktur yang paling sesuai untuk pembuatan suatu produk
  2. Memiliki kemampuan mendesain proses manufaktur yang optimal dan mendesain alat bantu proses manufaktur
  3. Memiliki kemampuan merancang dan mengembangkan produk manufaktur dengan mempertimbangkan aspek nilai tambah, keandalan, dan kualitas.
  4. Memiliki kemampuan merancang dan mengoperasikan sistem manufaktur dengan menggunakan metode kuantitatif.

Apakah Teknik Industri Sulit dan Banyak Hitung-Hitungan?

  1. Memiliki pemahaman tentang peran dan penerapan iptek dalam menyelesaikan masalah di lingkungan yang terus berubah.
  2. Mampu menggunakan metode, keterampilan, dan alat teknik modern yang diperlukan untuk praktik teknik. Mampu bekerja dalam tim multidisiplin.
  3. Memiliki kemampuan menyampaikan pikiran secara efektif dalam komunikasi lisan dan tertulis.
  4. Memiliki kemampuan untuk memposisikan diri secara positif dalam budaya yang majemuk (multikultural) dan dinamis, dalam kondisi kehidupan global yang kompetitif.
  5. Memiliki kemampuan berperilaku dewasa, kreatif, inovatif, dan mandiri, serta memiliki kemampuan berwirausaha berbasis teknologi (Technopreneurship).
  6. Memiliki integritas pribadi yang baik dan karakter yang kuat serta selalu menjunjung tinggi nilai-nilai etika dan moral.
  7. Memiliki wawasan kebangsaan yang baik sebagai warga negara yang bertanggung jawab.
  8. Memiliki kemampuan mengembangkan sikap dan perilaku serta memiliki komitmen untuk selalu ingin maju dalam suasana kerjasama profesional dan persaingan yang sehat (persaingan).