Industri Kayu Lapis Indonesia pernah berjaya 20 tahun lalu atau antara tahun 1987-1997. Industri ini saat itu menyumbang US $ 3,4 miliar per tahun dengan rata-rata volume ekspor 8,4 juta m3 per tahun. Namun, lambat laun industrinya lesu.

 

Industri Kayu Lapis Unggulan Indonesia

Contents

Pemerintah kembali membidik industri kayu lapis yang merupakan produk sektor kehutanan menjadi primadona ekspor nonmigas dan industri unggulan Indonesia. Saya ingat kejayaan industri kayu lapis di Indonesia, dan kita harus yakin industri ini bisa berkembang lebih pesat dari sebelumnya, kata Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Darmin Nasution saat membuka Konferensi Nasional Panel Kayu Indonesia VIII. Asosiasi (APKINDO).

 

Nilai Ekspor Industri Kayu Lapis Indonesia

Di masa keemasannya, pada tahun 1993 industri kayu lapis, nilai ekspor Indonesia mencapai 4,6 miliar dollar AS. Namun seiring berjalannya waktu, kinerja industri tersebut terus merosot. Nilai ekspor industri kayu lapis pada tahun 2016 tercatat sebesar US $ 1,6 miliar.




 

Indonesia yang kaya akan sumber daya alam tentunya memiliki potensi untuk bersaing di pasar global, termasuk di industri perkayuan. Optimalisasi kinerja sektor ini dapat direalisasikan dalam waktu yang tidak terlalu lama, mengingat potensi industri ini untuk dikembangkan dapat memberikan kontribusi yang besar di masa lalu.

 

Ketua APKINDO Martias meminta pemerintah memberikan insentif dan fasilitas bagi pengusaha industri kayu lapis. Data menunjukkan bahwa ekspor kayu lapis hanya berkisar 3 juta m3 dengan nilai sekitar 1,9 miliar dollar AS.

Perusahaan Kayu Di Indonesia Yang Mendapatkan Sertifikat SVLK

Indonesia Punya Potensi Industri Kayu Lapis

Padahal, menurut Martias, Indonesia memiliki potensi dibandingkan negara lain yang membutuhkan waktu panen selama 30 tahun. Sedangkan di dalam negeri maksimal 10 tahun untuk pemanenan kayu. Ia yakin akan membutuhkan waktu sekitar 5 hingga 10 tahun bagi industri ini untuk bangkit kembali.

 

Syaratnya, pengembangan hutan tanaman industri bisa dioptimalkan. Syaratnya, pemerintah bisa memberikan kebijakan khusus dengan mendorong tanaman HTI dijamin fidusia yang bisa menciptakan nilai tambah bagi tanaman yang memiliki asuransi.

 

Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan

Data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan menyebutkan, luas hutan tanaman industri dari 2011 hingga 2015 mencapai 2.115.924 hektare dari target yang dicanangkan 4.602.452 hektare atau hanya 45 persen dari target.




 

Data per 2017, total luas kawasan hutan Indonesia adalah 125.922.474 hektar. Pemerintah sendiri mengeluarkan izin pemanfaatan hutan seluas 42.253.234 hektar. Dari luas tersebut, 95,76 persen dikelola swasta atau seluas 40.463.103 hektar.

 

Sedangkan masyarakat hanya menguasai 4,14 persen dari luas hutan atau 1.748.931 hektar. Selain itu, luas hutan yang dikuasai untuk kepentingan umum sebesar 0,10 persen atau seluas 41.200 hektar.

 

Pengembangan Hutan Tanaman Industri

Beberapa hal yang perlu diselesaikan terkait pengembangan Hutan Tanaman Industri (HTI) perlu dibahas lebih lanjut, guna pemerataan kesejahteraan bagi seluruh pemangku kepentingan.



 

Pemerintah sendiri sedang melakukan upaya sosialisasi dan pelonggaran Daftar Negatif Investasi (DNI) yang 100 persen investasi bisa berasal dari luar negeri. Di sektor industri ini, setidaknya menyasar industri kayu veneer, industri plywood, industri laminated veneer lumber (LVL), wood chip, dan industri wood pellet dari total 54 bidang usaha yang diusulkan untuk dikeluarkan dari DNI.

Kualitas Kayu Jati Belanda Dan Karakteristik Kayu Jati Belanda

Kebijakan pelonggaran DNI dalam PKE XVI adalah untuk mengoptimalkan pelonggaran DNI yang telah dilakukan 2 (dua) kali pada tahun 2014 dan 2016, hasilnya masih belum optimal dimana masih terdapat 51 bidang usaha yang belum ada investasi.

 

Industri Kayu Bisa Dikuasai Asing

Ketua Akpindo Martias mengaku tidak masalah jika industri kayu bisa dikuasai asing. Kami tidak perlu takut dengan masalah DNI (penghapusan daftar negatif investasi). Yang penting kami mampu bersaing. Jika Anda keluar dari DNI, orang asing bisa berinvestasi.